Berbalut kesendirian
Ditengah bunga yang bermekaran
Dan lebih banyak duri menyakitkan
Bimbang diantara mati, pergi, atau bertahan
Aku terpaku padamu
Pada aura yang terpancar hingga kejauhan
Apakah aku boleh mengetahui namamu?
Pemilik bunga cantik tanpa duri menyakitkan?
Namaku? Jangan.
Jangan panggil namaku dengan bibir indahmu
Namaku? bahkan tak seindah duri tanaman
Jadi, tak tega aku memberitahumu
Dan, tidak ada yang dapat aku tunjukkan
Terlebih lagi kuberikan
Diriku ini, secara keseluruhan
Terlalu ragu bagiku untuk aku tunjukkan
Kekurangan diri dan sisi hancurku yang ada padaku
Adalah alasan hidupku yang tak menentu
Kugunakan kembali topengku tuk pergi menemuimu
Aku... begitu menginginkanmu

0 comments:
Post a Comment